Sabtu, 21 Desember 2013
→ Kita memasukan lebih banyak
informasi ke dalam otak kita, tetapi
kita lebih sedikit memakai otak kita
untuk berpikir.
→ Kita telah sampai di tempat yang
kita tuju, tetapi memiliki kendala saat
meraih impian yang baru.
→ Kita telah menambahkan hari-hari
dalam hidup kita, tetapi bukan
kehidupan dalam hari-hari tersebut.
→ Kita di buat tertawa oleh teman -
teman, tetapi kita membuat seorang
ibu menangis.
→ Kita telah mengalahkan musuh
kita,tetapi bukan diri kita.
→ Kita telah melakukan hal-hal besar,
tetapi bukan hal-hal baik.
→ Kita telah membersihkan rumah,
tetapi sering mengotori pikiran kita.
→ Kita telah menghakimi perbuatan
orang lain, Tetapi tidak menghakimi
kesalahan kita
→ Kita menulis & berencana l ebih
banyak, tetapi mempelajari &
memperoleh lebih sedikit.
→ Kita berusaha belajar terburu-buru,
Tetapi bukan berusaha menunggu.
→ Kita membuat lebih banyak
komputer kita untuk informasi, dan
menghasilkan lusinan gambar & video,
Tetapi kita berkomunikasi semakin
lebih sedikit.
→ Kita memperoleh penghasilan yang
lebih besar, kendaraan yang baru,
rumah yang lebih mewah, Tetapi
dengan keluarga yang tercerai - berai.
→ Kita membuat apa yang kita lakukan
serba instan, mendapat penghasilan
yang lebih besar tetapi memberikan
sedikit sedekah, obat-obat yang
membuat tubuh kita
nyaman,menyenangkan tetapi
merenggut hidup kita.
→ Ingatlah kawan, luangkan lebih
banyak waktu untuk orang yang kita
kasihi, karena mereka tidak akan di sisi
kita selamanya.
→ Ingatlah, beri pelukan hangat
kepada orang di sisi anda, karena
itulah satu-satunya harta yang dapat
anda berikan dengan tulus tanpa biaya
yang harus di keluarkan.
→ Ingatlah, katakan "saya
menyayangimu" kepada pasangan anda
tetapi dengan penuh makna,ciuman &
pelukan akan membuang kerenggangan
ketika di lakukan dari lubuk hati paling
dalam.
→ Ingatlah, investasikan waktu untuk
mencintai,berbicara & investasikan
waktu untuk berbagi pikiran-pikiran
yang berharga pada benak anda,
karena tak selamanya anda ada di
dunia ini.
→ Ingatlah, pegang dengan erat &
nikmatilah saat itu, karena suatu hari
orang tersebut tidak akan ada lagi.
→ Ingatlah, ucapkan kata yang baik
setiap anak, karena anak tersebut akan
tumbuh dewasa & meninggalkan anda.
→ Ingatlah, jangan membiasakan
memberikan contoh yang buruk kepada
anak,karena mereka akan persis seperti
anda ketika dia tumbuh dewasa
Kamis, 19 Desember 2013
Mengenalmu, menyapamu,
merindukanmu, membayangkanmu,
menyanyikan lagu tentangmu. Adalah
bagian dari hari-hariku
Jangan pernah sia-siain kepercayaan
dia. Kepercayaan itu mahal.
Kepercayaan itu ibarat kesempatan,
tidak datang dua kali.
Kebahagiaan adalah menghargai hal
sederhana yang membuat hati kita
nyaman akan hadirnya.
Jangan risaukan apa yang belum kita
miliki, tapi risaukanlah apa yang belum
kita syukuri.
Diam terkadang adalah cara dan
keinginan kita agar dia dapat menyadari
kesalahannya.
Hal terpenting dalam hidup ini adalah
impian dan kepercayaann akan mimpi
tersebut.
Ibu mengajarkan tentang ketulusan,
Ayah mengajarkan tentang ketegaran. ♥
Tak usah menyalahkan keadaan,
rencana Tuhan jauh lebih indah.
Dibalik kesusahan dan kesakitan disaat
itulah ada sebuah kebahagiaan setelah
kita dapat melaluinya.
Pelajaran berharga adalah ketika kita
mau mencoba. Gagal itu wajar,
namanya juga belajar :)
Selagi masih diberikan waktu tidak ada
salahnya kita introspeksi diri,
memperbaiki diri utk ke arah yang lebih
baik.
Tuhan Maha Mengetahui segala isi hati.
Dia selalu mendengar jeritan kita
Kehilangan adalah awal yang baru utk
mencari seseorang yg lebih tepat,
seseorang yg lebih bisa menghargai
ketulusan kita.
Jangan buat orangtua kecewa hanya
karena sifatmu yang kurang dewasa.
Sahabat; mereka yang senantiasa
memberitahumu ketika salah,
menasihati tanpa bermaksud untuk
menyakiti.
Hargai sesuatu yang datang, bukan
selalu terpaku dan berharap pada
sesuatu yang telah pergi.
Bersama sahabat, waktu memiliki
banyak cerita yang kelak kan indah
untuk dikenang.
Tak akan mudah untuk
mempertahankan jika sama-sama
membesarkan keegoisan.
Saat kita merasakn kepahitan dalam
mencapai sebuah kebahagiaan, disaat
itulah Tuhan sedang mengajari kita
tentang pengorbanan.
Tuhan memang adil, ktika kita bersedih
karena cinta, ada keluarga yang selalu
mempunyai cara untuk membuat hati
kita bahagia.
Dengan menjadi diri sendiri, mereka
yang benar2 menyayangimu akan
berusaha untuk menerima
kekuranganmu
Cinta itu dmn kita bisa mengikhlaskan &
slalu setia menanti, bukan harus selalu
bersama & tidak ingin dia pergi
"MarioTeguh"