Minggu, 02 Februari 2014
Assalamu'alaikum :'(
Mama, Papa apa kabar kalian disana?
Apa sekarang Mama Papa bertemu Allah? Mama Papa, kangeeeen
banget sama kalian, disini aku kesepian Ma Pa, aku sekarang sendirian...
Ma Pa, kangeeeenn banget saat-saat bersama, kumpul bersama, makan bersama, tertawa dll.
aku kangen Mama Papa. Aku takut
sendirian, aku takut kesepian.
Mama Papa, aku sering bermimpi kalian, karna sangat ingin bertemu, ingin memeluk Mama Papa. Mama Papa, d0'ain aku selalu menjadi anak yg berbakti, kuat menghadapi c0baan masalah, selalu bahagia walau pun hidup sendirian tanpa ada yg perduli ma aku, Lindungin aku agar terhindar dari perbuatan yg tak terpuji.
Disinipun aku selalu mend0akan Mama papa disana agar suatu saat nanti aku bisa bertemu kalian lagi dan berkumpul bersama :'(
Dari anakmu yang sangat merindukan
Kalian..
Wassalamu'akaikum :'(
Assalamu'alaikum wr.wb
... Teruntuk Bundaku tersayang...
Dear Bunda...
Bagaimana kabar bunda hari ini? Smoga bunda baik-baik saja... nanda juga di sini baik-baik saja bunda... Allah sayang banget deh sama nanda . Allah juga yang menyuruh nanda menulis surat ini untuk
bunda, sebagai bukti cinta nanda sama bunda....
Bunda, ingin sekali nanda menyapa
perempuan yang telah merelakan
rahimnya untuk nanda diami walaupun hanya sesaat...
Bunda, sebenarnya nanda ingin lebih lama nebeng di rahim bunda, ruang yang kata Allah paling kokoh dan paling aman di dunia ini, tapi rupanya bunda tidak menginginkan kehadiran nanda, jadi sebagai anak yang baik, nanda pun rela menukarkan kehidupan nanda demi kebahagiaan bunda. Walaupun dulu, waktu
bunda meluruhkan nanda, sakit banget bunda....badan nanda rasanya seperti tercabik-cabik... dan keluar sebagai gumpalan darah yang menjijikan apalagi hati nanda, nyeri, merasa seperti aib yang tidak dihargai dan tidak diinginkan.
Tapi nanda tidak kecewa kok bunda...
karena dengan begitu, bunda telah
mengantarkan nanda untuk bertemu dan dijaga oleh Allah bahkan nanda dirawat dengan penuh kasih sayang di dalam syurga Nya.
Bunda, nanda mau cerita, dulu nanda
pernah menangis dan bertanya kepada
Allah, mengapa bunda meluruhkan nanda saat nanda masih berupa wujud yang belum sempurna dan membiarkan nanda sendirian di sini? Apa bunda tidak sayang
sama nanda? Bunda tidak ingin mencium nanda? Atau jangan-jangan karena nanti nanda rewel dan suka mengompol sembarangan? Lalu Allah bilang, bunda
kamu malu sayang... kenapa bunda malu?
karena dia takut kamu dilahirkan sebagai anak haram... anak haram itu apa ya Allah? Anak haram itu anak yang dilahirkan tanpa ayah... Nanda bingung dan bertanya lagi sama Allah. ya Allah, bukannya setiap anak itu pasti punya ayah
dan ibu? Kecuali nabi Adam dan Isa? Allah yang Maha Tahu menjawab bahwa bunda dan ayah memproses nanda bukan dalam ikatan pernikahan yang syah dan Allah
Ridhoi. Nanda semakin bingung dan
akhirnya nanda putuskan untuk diam.
Bunda, nanda malu terus-terusan nanya sama Allah, walaupun Dia selalu menjawab semua pertanyaan nanda tapi nanda mau nanyanya sama bunda aja.
pernikahan itu apa sih? Kenapa bunda
tidak menikah saja dengan ayah? Kenapa bunda membuat nanda jadi anak haram dan mengapa bunda mengusir nanda dari rahim bunda dan tidak memberi kesempatan nanda hidup di dunia dan berbakti kepada bunda?
Hehe,,,maaf ya bunda, nanda bawel banget... nanti saja, nanda tanyakan bunda kalau kita ketemu.
Oh ya Bunda, suatu hari malaikat pernah mengajak jalan-jalan nanda ke tempat yang katanya bernama neraka. Tempat itu sangat menyeramkan dan sangat jauh
berbeda dengan tempat tinggal nanda di syurga. Di situ banyak orang yang dibakar pake api lho bunda...minumnya juga pake nanah dan makannya buah-buahan aneh, banyak durinya...yang paling parah, ada perempuan yang ditusuk dan dibakar kaya sate gitu, serem banget deh bunda. Lagi ngeri-ngerinya, tiba-tiba malaikat bilang sama nanda, Nak, kalau bunda dan
ayahmu tidak bertaubat kelak di situlah tempatnya...di situlah orang yang berzina akan tinggal dan disiksa selamanya.
Seketika itu nanda menangis dan
berteriak-teriak memohon agar bunda dan ayah jangan dimasukkan ke situ.... nanda sayang bunda... nanda kangen dan ingin bertemu bunda... nanda ingin merasakan lembutnya belaian tangan bunda dan nanda ingin kita tinggal bersama di syurga... nanda takut, bunda dan ayah
kesakitan seperti orang-orang itu...
Lalu, dengan lembut malaikat berkata...
nak,kata Allah kalau kamu sayang, mau bertemu dan ingin ayah bundamu tinggal di syurga bersamamu, tulislah surat untuk
mereka... sampaikan berita baik bahwa kamu tinggal di syurga dan ingin mereka ikut, ajaklah mereka bertaubat dan sampaikan juga kabar buruk, bahwa jika mereka tidak bertaubat mereka akan disiksa di neraka seperti orang-orang itu.
Saat mendengar itu, segera saja nanda menulis surat ini untuk bunda, menurut nanda Allah itu baik banget bunda....
Allah akan memaafkan semua kesalahan makhluk Nya asal mereka mau bertaubat nasuha... bunda taubat ya? Ajak ayah juga, nanti biar kita bisa kumpul bareng di sini... nanti nanda jemput bunda dan ayah
di padang Mahsyar deh... nanda janji mau bawain minuman dan payung buat ayah dan bunda, soalnya kata Allah di sana panas banget bunda... antriannya juga panjang,
semua orang sejak jaman nabi Adam
kumpul disitu... tapi bunda jangan
khawatir, Allah janji, walaupun rame kalo bunda dan ayah benar-benar bertaubat dan jadi orang yang baik, pasti nanda bisa ketemu kalian.
Bunda, kasih kesempatan buat nanda
ya.... biar nanda bisa merasakan
nikmatnya bertemu dan berbakti kepada orang tua, nanda juga mohon banget sama bunda...jangan sampai adik-adik nanda mengalami nasib yang sama dengan nanda, biarlah nanda saja yang merasakan sakitnya ketersia-siaan itu.
Tolong ya bunda, kasih adik-adik
kesempatan untuk hidup di dunia
menemani dan merawat bunda saat bunda tua kelak.
Sudah dulu ya bunda... nanda mau main-main dulu di syurga.... nanda tunggu kedatangan ayah dan bunda di sini...
nanda sayang banget sama
bunda :') ..
Wassalamu'alaikum....
Sabtu, 21 Desember 2013
→ Kita memasukan lebih banyak
informasi ke dalam otak kita, tetapi
kita lebih sedikit memakai otak kita
untuk berpikir.
→ Kita telah sampai di tempat yang
kita tuju, tetapi memiliki kendala saat
meraih impian yang baru.
→ Kita telah menambahkan hari-hari
dalam hidup kita, tetapi bukan
kehidupan dalam hari-hari tersebut.
→ Kita di buat tertawa oleh teman -
teman, tetapi kita membuat seorang
ibu menangis.
→ Kita telah mengalahkan musuh
kita,tetapi bukan diri kita.
→ Kita telah melakukan hal-hal besar,
tetapi bukan hal-hal baik.
→ Kita telah membersihkan rumah,
tetapi sering mengotori pikiran kita.
→ Kita telah menghakimi perbuatan
orang lain, Tetapi tidak menghakimi
kesalahan kita
→ Kita menulis & berencana l ebih
banyak, tetapi mempelajari &
memperoleh lebih sedikit.
→ Kita berusaha belajar terburu-buru,
Tetapi bukan berusaha menunggu.
→ Kita membuat lebih banyak
komputer kita untuk informasi, dan
menghasilkan lusinan gambar & video,
Tetapi kita berkomunikasi semakin
lebih sedikit.
→ Kita memperoleh penghasilan yang
lebih besar, kendaraan yang baru,
rumah yang lebih mewah, Tetapi
dengan keluarga yang tercerai - berai.
→ Kita membuat apa yang kita lakukan
serba instan, mendapat penghasilan
yang lebih besar tetapi memberikan
sedikit sedekah, obat-obat yang
membuat tubuh kita
nyaman,menyenangkan tetapi
merenggut hidup kita.
→ Ingatlah kawan, luangkan lebih
banyak waktu untuk orang yang kita
kasihi, karena mereka tidak akan di sisi
kita selamanya.
→ Ingatlah, beri pelukan hangat
kepada orang di sisi anda, karena
itulah satu-satunya harta yang dapat
anda berikan dengan tulus tanpa biaya
yang harus di keluarkan.
→ Ingatlah, katakan "saya
menyayangimu" kepada pasangan anda
tetapi dengan penuh makna,ciuman &
pelukan akan membuang kerenggangan
ketika di lakukan dari lubuk hati paling
dalam.
→ Ingatlah, investasikan waktu untuk
mencintai,berbicara & investasikan
waktu untuk berbagi pikiran-pikiran
yang berharga pada benak anda,
karena tak selamanya anda ada di
dunia ini.
→ Ingatlah, pegang dengan erat &
nikmatilah saat itu, karena suatu hari
orang tersebut tidak akan ada lagi.
→ Ingatlah, ucapkan kata yang baik
setiap anak, karena anak tersebut akan
tumbuh dewasa & meninggalkan anda.
→ Ingatlah, jangan membiasakan
memberikan contoh yang buruk kepada
anak,karena mereka akan persis seperti
anda ketika dia tumbuh dewasa
Dengan nama Allah yang maha pemurah lagi maha penyayang...
Ya Allah, Ya tuhanku rendahkanlah suaraku perindahkanlah
ucapanku dan lembutkanlah hatiku
untuk ibuku.
Wanih binti Senin berikanlah balasan yang sebaik-baiknya
atas didikannya padaku,
peliharalah dia sebagaimana dia
memeliharaku, Ampunilah dosa-dosanya dan kasihanlah dirinya
sebagaimana dia mengasihaniku sejak kecil,
panjangkanlah usianya, murahkanlah rezekinya dan berikanlah keberkahan dunia dan akhirat dalam hidup kami sekeluarga.
Sesungguhnya Engkau yang memiliki kurniaan Yang Agung dan Engkaulah yang Maha Pengasih lagi Maha penyayang
Amin...
Kamis, 19 Desember 2013
Mengenalmu, menyapamu,
merindukanmu, membayangkanmu,
menyanyikan lagu tentangmu. Adalah
bagian dari hari-hariku
Jangan pernah sia-siain kepercayaan
dia. Kepercayaan itu mahal.
Kepercayaan itu ibarat kesempatan,
tidak datang dua kali.
Kebahagiaan adalah menghargai hal
sederhana yang membuat hati kita
nyaman akan hadirnya.
Jangan risaukan apa yang belum kita
miliki, tapi risaukanlah apa yang belum
kita syukuri.
Diam terkadang adalah cara dan
keinginan kita agar dia dapat menyadari
kesalahannya.
Hal terpenting dalam hidup ini adalah
impian dan kepercayaann akan mimpi
tersebut.
Ibu mengajarkan tentang ketulusan,
Ayah mengajarkan tentang ketegaran. ♥
Tak usah menyalahkan keadaan,
rencana Tuhan jauh lebih indah.
Dibalik kesusahan dan kesakitan disaat
itulah ada sebuah kebahagiaan setelah
kita dapat melaluinya.
Pelajaran berharga adalah ketika kita
mau mencoba. Gagal itu wajar,
namanya juga belajar :)
Selagi masih diberikan waktu tidak ada
salahnya kita introspeksi diri,
memperbaiki diri utk ke arah yang lebih
baik.
Tuhan Maha Mengetahui segala isi hati.
Dia selalu mendengar jeritan kita
Kehilangan adalah awal yang baru utk
mencari seseorang yg lebih tepat,
seseorang yg lebih bisa menghargai
ketulusan kita.
Jangan buat orangtua kecewa hanya
karena sifatmu yang kurang dewasa.
Sahabat; mereka yang senantiasa
memberitahumu ketika salah,
menasihati tanpa bermaksud untuk
menyakiti.
Hargai sesuatu yang datang, bukan
selalu terpaku dan berharap pada
sesuatu yang telah pergi.
Bersama sahabat, waktu memiliki
banyak cerita yang kelak kan indah
untuk dikenang.
Tak akan mudah untuk
mempertahankan jika sama-sama
membesarkan keegoisan.
Saat kita merasakn kepahitan dalam
mencapai sebuah kebahagiaan, disaat
itulah Tuhan sedang mengajari kita
tentang pengorbanan.
Tuhan memang adil, ktika kita bersedih
karena cinta, ada keluarga yang selalu
mempunyai cara untuk membuat hati
kita bahagia.
Dengan menjadi diri sendiri, mereka
yang benar2 menyayangimu akan
berusaha untuk menerima
kekuranganmu
Cinta itu dmn kita bisa mengikhlaskan &
slalu setia menanti, bukan harus selalu
bersama & tidak ingin dia pergi
"MarioTeguh"
Seseorang hadir di hidupmu,karena
sebuah alasan,dia datang menawarkan
kebahagiaan dan juga kekecewaan..
Kadang, ada yang hanya datang
menyapa saja, tetapi ada pula yang
sudah jauh melangkah..
Mereka datang silih berganti
meninggalkan kenangan yang terkadang
perih..
Namun, percayalah,Akanada seseorang
yang datang dan menetap sepanjang
masa hidupmu..
ALLAH sengaja membiarkanmu bertemu
dengan beberapa orang yang salah,
sebelum akhirnya mempertemukanmu
dengan orang yang tepat agar kamu bisa
mensyukuri karunia-NYA dan bisa
belajar dengan semua kesalahanmu..
Jangan pernah menganggap sakit hatimu
sebagai cara untuk menjauhi indahnya
hidup..
Tapi jadikanlah sakit hatimu sebagai
pelajaran yang sangat berharga dalam
hidupmu..
Yakinlah ALLAH telah menyiapkan Jodoh
yang terbaik untukmu..
Minggu, 15 Desember 2013
Hal-hal di bawah ini bisa membantu kita
mengenali diri sendiri, dalam hal ini tidak ada
benar atau salah, tidak ada seorangpun yang
menghakimi siapapun. Kadang kita bingung
dengan diri kita atau tujuan hidup kita, dengan
menjawab pertanyaan di bawah ini kita bisa
menemukan jawaban tentang pertanyaan
tentang siapa diri kita sesungguhnya.
1.
Apa yang paling sering kita inginkan.
2.
Apa yang paling sering kita pikirkan.
3.
Bagaimana kita membelanjakan uang kita.
4.
Apa yang kita perbuat dengan waktu luang kita.
5.
Pergaulan yang kita senangi.
6.
Siapa dan apa yang kita kagumi.
7.
Apa yang kita tertawakan.
Kamis, 14 Maret 2013
Buat sobat yang sedang online, baik pria maupun Wanita. Mari coba kita baca, renungkan dan resapi
tulisan di bawah ini...
Saran : Siapkan tisu bagi sobat cewek / wanita...
Di pinggiran kota. Terdapatlah seorang ibu dengan
bayinya yang mungil yang hidup serba
kekurangan tanpa adanya sebuah rumah untuknya bernaung. Di atas trotoar adalah tempat
tinggal mereka. Tanpa adanya uang, ibu dan bayi kecilnya itu bertahan hidup dengan sisa makanan
bekas orang yang sudah di buang..
Demi mendapatkan makanan, sang ibu terpaksa
meninggalkan bayinya di atas trotoar beberapa saat dan kembali lagi jika sang ibu sudah
menemukan makanan untuk mereka makan. Kalau tidak begitu, mereka berdua akan mati kelaparan.
Begitulah beratnya perjuangan ibu yang jadi gelandangan di pinggir jalan yang jauh dari belas kasihan orang yang berduit. Meski pun begitu,
sang ibu tetap berjuang demi hidupnya dan juga masa depan bayi kecilnya itu.
Suatu hari saat sang ibu hendak pergi mencari makanan, seperti biasa sang ibu meletakkan bayinya yang sudah tidur di sudut trotoar yang
agak teduh dan barulah sang ibu itu pergi untuk mencari makanan. Berharap ada sisa makanan
yang terbuang, sang ibu pun berangkat. Tapi tanpa disadari, bayi yang di letakkannya di sudut
trotoar itu tiba-tiba bangun dan merangkak turun dari trotoar. Alhasil.. BRAAAK...!!! Sebuah
kecelakaan pun terjadi. Bayi malang itu pun langsung meregang nyawa setelah di sambar oleh motor yang melaju kencang dengan kondisi
mengenaskan. Sang ibu pun langsung menjerit melihat bayinya yang sudah tak bernyawa tergeletak di pinggir jalan. Sedangkan pengendara
motor itu tidak mengabaikan bayi yang ditabraknya dan terus melaju seolah-olah tidak terjadi apa-apa. Dengan bercucuran air mata, sang
ibu langsung menghampiri jasat bayinya dan menggoncang-goncangkan tubuh bayinya supaya
bayinya bangun. Sang ibu masih tidak percaya melihat bayi yang sangat di sayanginya itu sudah tiada.
Tak ada satu pun orang yang memberikan pertolongan. Padahal di
lokasi kejadian, orang yang lalu lalang cukup ramai. Tapi mereka justru cuek-cuek bebek melihat kejadian itu. Astaga.. Di manakah perasaan mereka
yang berada di lokasi kejadian...? Sang ibu pun pergi meninggalkan jasat bayinya sebentar. Dan
beberapa saat kemudian sang ibu datang lagi dengan membawa sisa roti tawar. Sang ibu kembali menghampiri jasat bayinya sambil
menyodorkan sisa roti tawar yang di bawanya ke mulut bayinya. Sang ibu berharap supaya bayinya
belum mati dan bangun untuk memakan roti tawar tersebut. Tapi bayinya tak kunjung bangun
dan air mata sang ibu itu keluar semakin deras.
Alangkah sedihnya hati sang ibu itu. Apalagi melihat orang yang lalu lalang tidak menghiraukan derita sang ibu. Walau pun begitu, sang ibu tetap
sabar dan terus berusaha membangunkan bayi yang amat di sayanginya. Tak lama kemudian sang
ibu pergi lagi beberapa saat meninggalkan jasat bayinya dan kembali lagi dengan membawakan
sisa biskuit yang sudah terbuang kesukaan bayinya. Dengan senyum kasih sayang penuh ke sabaran, kembali sang ibu menyodorkan biskuit itu ke mulut bayinya. Sang ibu sangat berharap sekali melihat bayinya bangun dan memakan biskuit itu.
Tapi lagi-lagi bayinya tidak bergeming sedikit pun.
Sang ibu pun tertunduk menahan kesedihannya dan menitikkan air mata yang semakin deras keluar mengalir dari kelopak matanya.
Kini sang ibu hanya bisa pasrah menangisi mayat bayinya yang masih tergeletak di pinggir jalan.
Untung saja ada si Vian.. pemuda baik hati yang kebetulan lewat saat itu. Dengan wajah iba, si Vian
langsung membuka baju serta celananya dan membungkus jasat bayi itu dengan baju dan celananya, layaknya saat proses pengafanan
mayat, dan langsung menggotong jasat bayi itu ke suatu tempat untuk segera di makamkan. Setelah
selesai menguburkan bayi malang itu, si Vian menghampiri ibu dari bayi malang itu sambil
.
.
.
.
.
berkata ''puss...ckckck ...'' sahut si Vian sambil manggil ibu dari bayi malang itu. Sang ibu langsung menyaut. ''meong..!'' Lalu sang ibu
kucing itu pun pergi mengikuti majikan barunya pulang dan THE END... :D
Gak usah lebay ya sob.. Ntu cuman
anak kucink, sampe nangis2 segala.. Apalagi yang sampe ngabisin tisu.. wkwkwkwkwkwk,,